iMSPORT.TV – Federasi Futsal Indonesia (FFI) dikabarkan sedang menjalin komunikasi dengan futsal Brasil sebagai lawan uji tanding Timnas Futsal Indonesia.
Pernyataan Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, menunjukkan arah baru yang lebih berani dalam strategi pembinaan timnas. Setelah tampil impresif di AFC Futsal 2026 dan menembus final melawan Iran.
Lawan Peringkat Tinggi
Menghadapi negara-negara dengan peringkat di atas Iran, seperti Brasil, Portugal, Spanyol, atau Argentina. Langkah tersebut dinilai cukup penting bagi timnas futsal Indonesia untuk mengukuhkan posisi di Asia, sekaligus membuka jalan menuju panggung dunia. Kini, Indonesia bukan lagi sekadar “kuda hitam Asia”, tetapi mulai menempatkan diri sebagai tim yang siap menguji standar futsal dunia. Uji tanding melawan Brasil dinilai akan memberi cermin paling jujur tentang seberapa jauh jarak kualitas Indonesia dengan level elite dunia.
Selama ini, Timnas Futsal Indonesia tumbuh dengan progres yang signifikan di Asia Tenggara dan Asia. Namun, batas perkembangan akan lambat tercapai jika lawan uji coba hanya berputar di kawasan yang sama. Menghadapi Brasil bukan soal menang atau kalah, tetapi soal akselerasi pembelajaran tempo permainan yang lebih cepat, transisi yang lebih rapi, hingga ketahanan mental menghadapi tekanan tinggi.
“Kami berharap di tahun ini Indonesia juga bisa menggelar kembali 4-Nations Series. Kemudian, ya boleh saya bocorkan sedikit, saya sudah komunikasi langsung ke beberapa federasi yang peringkatnya di atas Iran,” ujar Michael kepada awak media di Jakarta, Senin (9/2). Dilansir dari CNNIndonesia.
“Saya sudah komunikasi dengan beberapa federasi yang peringkatnya di atas Iran untuk mengajak mereka datang ke Indonesia di 4-Nations kita. Tapi jadwalnya kita masih pastikan. Negara yang mana, bisanya kapan,” katanya melanjutkan.

Lawan Brasil! Timnas Futsal Indonesia Siap Naik Kelas di Panggung Dunia
Turnamen Futsal
Rencana Federasi Futsal Indonesia menggelar kembali 4 Nations Series pada tahun ini (2026) patut diapresiasi, karena menunjukkan keseriusan federasi menghadirkan lawan berkualitas di kandang sendiri. Ini juga penting untuk membangun perkembangan futsal nasional. Penggemar futsal Tanah-Air akan teredukasi soal standar permainan futsal kelas dunia. Sedangkan pemain muda mendapatkan referensi nyata tentang level yang harus mereka kejar.
“Selain itu, kami juga punya harapan… Brasil itu kan mereka punya kompetisi juga, kompetisi internasional yang digelar setiap tahun. Harapan kami tahun ini Indonesia bisa diundang,” katanya.
“Sudah ada komunikasi awal, tapi kan semua sedang sibuk ya, mereka sibuk Copa America, kita sibuk dengan AFC. Tapi setelah ini kami ingin follow up agar Indonesia bisa diundang ke Brasil ikut kompetisi yang diselenggarakan oleh Brasil.“
Namun, ambisi ini juga harus dibarengi kesiapan internal. Lawan kuat tanpa persiapan matang bisa berujung trauma tim jika kekalahan terlalu telak. Federasi perlu memastikan agenda uji coba disertai pemusatan latihan yang lebih panjang, analisis video mendalam, serta uji mental bagi pemain. Menghadapi Brasil menuntut disiplin taktik, fisik prima, dan fokus selama 40 menit penuh tanpa celah.
Jika Indonesia benar-benar diundang ke turnamen internasional di Brasil, dampaknya akan jauh lebih besar. Selain pengakuan dunia, pengalaman tanding di kandang futsal internasional akan mengangkat level mental bertanding skuad Garuda. Ini bukan hanya soal kelas, tetapi investasi jangka panjang menuju mimpi besar, menjadikan Indonesia kekuatan futsal yang diperhitungkan, bukan cuma di Asia, tetapi di panggung dunia.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
