iMSPORT.TV – Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya mundur dari timnas voli Indonesia. Keputusannya memunculkan tanda tanya, apakah atlet berjuluk Megatron mau fokus ke klub?
Megatron, baru saja menyelesaikan kompetisi Proliga 2026. Bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE), ia sukses memboyong gelar juara kompetisi tertinggi di tingkat nasional.
Tapi siapa sangka, dua hari setelah itu pevoli kelahiran Jember, 20 September 1999 ini, membuat keputusan besar. Mega memutuskan berhenti dari timnas voli Indonesia.
Salah satu pertimbangannya adalah, memulihkan kondisi lutut, usai cedera saat main di Liga Voli Korea 2024/2025. Alasan lainnya, ia juga ingin fokus mengembangkan karier profesionalnya.
“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan. Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang saya ambil saat ini,” kata Mega dari akun media sosial Indonesian Volleyball.
- Jadwal Final Liga Champions : Dua Ambisi di Partai Pamungkas
- Timnas Putri U-17 Curi Perhatian Pelatih Prancis
Megawati Mau Mundur dari Timnas Voli?
Sejak 2021, Mega sudah menantang diri untuk berkarier secara profesional, hijrah ke luar negeri, dan bergabung dengan klub Thailand, Supreme Chonburi-E.Tech. Dia main di Liga Thailand selama satu musim.
Kemudian gabung ke klub Vietnam Ha Phu Thanh Hoa di Liga Voli Vietnam 2022. Selanjutnya, ia menandatangani kontrak setahun dengan klub voli Korea Selatan, Red Sparks, untuk musim 2023-2024. Nama Megatron pun melambung bersama Red Sparks.
Agustus 2025, Mega sempat bergabung di klub BBSK. Sayang, kerja sama itu berlangsung sangat pendek, Oktober, mereka sepakat berpisah, Mega sudah dinanti jadwal padat Timnas Indonesia selama musim kompetisi.
Kini, keputusannya berhenti dari Timnas Indonesia terjawab, setelah melihat nama Megawati Hangestri Pertiwi tertera di daftar skuad Liga Voli Korea Selatan 2026-2027 (V-League 2025-2026).
Meski nama Mega sempat hilang dan muncul, yang pasti, nama pemain Timnas Voli Putri Indonesia ini, dalam roster jelang musim baru pada 30 April 2026, nama Mega ada dalam daftar nama pemain Hyundai Hillstate
Ketertarikan Hyundai Hillstate pada Megawati sebetulnya cukup beralasan. Pemain berusia 26 tahun itu tengah dalam performa terbaik pada kurun dua musim terakhir.
Rumor semakin kencang dengan kesaksian pelatih Hyundai Hillstae Kang Sung-hyung yang mengaku sengaja menyaksikan laga Grand Final Proliga 2026, dan menyaksikan Megawati sukses mengantar Jakarta Pertamina Enduro sebagai juara.
Jadi atau tidaknya Megawati bergabung dengan Hillstate akan diketahui akhir pekan ini. Klub tersebut tengah menggelar pemusatan latihan dan seleksi pemain hingga Sabtu, 10 Mei 2026.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
