Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pemilihan Presiden FIFA 2027 : Ada Infantino

iMSPORT.TV – Gianni Infantino memastikan diri kembali maju dalam pemilihan presiden FIFA 2027. Kepastian ini muncul setelah masa depannya sempat dipertanyakan.

Infantino beberapa kali mendapat desakan untuk mundur dari jabatan yang diembannya saat ini. Posisi Infantino sempat tak menentu, menyusul gagalnya rencana kontroversial FIFA menghimpun dana hingga 20 miliar dolar Amerika Serikat, melalui penjualan saham terkait Piala Dunia lewat pendirian FIFA Forward Enterprise.

FIFA menegaskan, tidak ada perubahan dalam rencana Infantino untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

Pria berusia 56 tahun tersebut, tetap pada sikapnya yang diambil sejak April 2026 lalu, maju dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada Kongres FIFA Maret 2027.

“Presiden FIFA mengumumkan pada April, dia akan mencalonkan diri kembali pada 2027. Tentu saja, tidak ada yang berubah. Tuan Infantino akan mencalonkan diri kembali,” kata juru bicara FIFA, mengutip ESPN.

Infantino Berambisi Maju dalam Pemilihan Presiden FIFA 2027

Infantino membutuhkan dukungan mayoritas sederhana dari 211 asosiasi anggota FIFA untuk mempertahankan posisinya. FIFA juga memastikan Infantino akan tetap mencalonkan diri terlepas dari apakah nantinya muncul kandidat yang menantangnya secara langsung.

Kebijakan Infantino sebagai presiden FIFA sempat menimbulkan perpecahan. Rencana pendirian FFE oleh perusahaan investasi Amerika Serikat, Thrive Eternal, memicu polemik dan membuat dukungan sejumlah konfederasi terhadapnya mulai terbelah.

UEFA, CONCACAF, dan AFC telah menarik dukungan terhadap Infantino setelah muncul kontroversi mengenai rencana tersebut, disusul inisiatif sejumlah negara anggota lain.

UEFA sebelumnya mengajukan dokumen hukum di Amerika Serikat untuk meminta FIFA membuka bukti dan dokumen terkait. UEFA juga memperingatkan kemungkinan mengajukan pengaduan pidana di Swiss.

Situasi tersebut membuat posisi Infantino dalam pemilihan presiden mendatang tidak lagi sekuat sebelumnya.

Asosiasi Sepak Bola Inggris, Skotlandia, Wales, dan Republik Irlandia termasuk di antara pihak yang secara terbuka menarik dukungan setelah rencana Infantino diumumkan.

Meski demikian, sejumlah negara secara individual kembali menegaskan dukungan mereka kepada Infantino dalam beberapa pekan terakhir.

Infantino diklaim memiliki lawan pada momen ini. Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, dilaporkan akan menjadi salah satu kandidat potensial untuk menantang Infantino.

Meski sebelumnya diperkirakan bakal menjalani pemilihan tanpa lawan untuk masa jabatan keempat dan terakhir, perkembangan terbaru menunjukkan situasinya bisa berbeda.

Dukungan sejumlah konfederasi terhadap kontestasi, dapat membuka jalan bagi munculnya kandidat lain.

UEFA juga mengurungkan rencana untuk mengajukan mosi tidak percaya terhadap Infantino. Rencana itu membutuhkan dukungan 159 dari 211 anggota FIFA, atau tiga perempat suara, sehingga dinilai tidak realistis.

Hingga kini belum ada kandidat resmi yang diumumkan untuk menghadapi Infantino. Namun, Presiden Concacaf, Victor Montagliani, disebut sebagai salah satu opsi serius.

ESPN melaporkan, batas akhir pengajuan nominasi kandidat presiden FIFA ditetapkan pada 18 November 2026 mendatang.

(adm/dfd)

Berita Lainnya: