Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rahasia Aldi Mahendra Taklukkan Sirkuit Phillip Island di WorldSSP 2026

iMSPORT.TV – Pembalap Indonesia, Aldi Setya Mahendra menjadi sorotan setelah tampil impresif pada balapan kedua WorldSSP Australia 2026. Namanya mencuat usai Merah Putih berkibar setelah pembalap asal Bantul tersebut finis di posisi kedua, di Sirkuit Phillip Island, Australia.

Start dari posisi paling belakang, bukan penghalang bagi rider 19 tahun itu, untuk menciptakan comeback paling spektakuler di kelas Supersport. Dari urutan ke-28, Aldi melesat hingga finis sebagai runner-up. Hasil tersebut langsung mencuri perhatian.

Media asal Inggris ‘TNT Sports’ bahkan menyebut aksi pembalap Bantul tersebut sebagai “pertaruhan yang terbayar lunas”. Keputusan Aldi menggunakan ban slick saat lintasan masih diguyur gerimis dianggap berani sekaligus berisiko tinggi. Kesalahan sedikit saja bisa berujung jatuh, tetapi justru pilihan itulah yang menjadi kunci performanya.

Pertaruhan yang bagus dan sungguh terbayarkan dengan baik,” demikian keterangan unggahan akun @bikesontnt di X.com pada Minggu kemarin.

Pembalap muda Indonesia Aldi Mahendra memulai dari posisi start paling belakang di urutan ke-28 dengan ban slick dan mampu finis kedua di Supersport.”

Rahasia Aldi Mahendra Taklukkan Sirkuit Phillip Island di WorldSSP 2026

Ban slick merupakan ban balap yang memiliki permukaan halus tanpa alur atau kembangan, sehingga dirancang khusus untuk digunakan di lintasan kering. Tanpa alur pembuangan air, seluruh permukaan ban dapat menempel maksimal ke aspal, menghasilkan daya cengkeram lebih kuat dan kecepatan lebih tinggi dibandingkan ban biasa.

Menunggangi Yamaha YZF-R9, Aldi langsung tampil agresif sejak start. Hanya dalam waktu kurang dari dua lap, ia sudah melesat melewati puluhan pembalap dan sempat memimpin lomba di Tikungan 4. Lonjakan 27 posisi dalam waktu singkat menunjukkan kombinasi keberanian, insting balap, dan kepercayaan diri yang jarang dimiliki pembalap seusianya.

Saya start dari posisi ke-28 dan awalnya saya masih memasang ban wet lalu menggantinya ke ban slick,” ucap Aldi, dilansir dari WorldSBK.

Jadi saya rasa itu adalah keputusan yang baik.”

Ia bahkan sempat lebih cepat dibanding rekan setimnya, Albert Arenas, mantan juara dunia Moto3 yang akhirnya memenangkan balapan. Meski harus puas finis kedua dengan selisih sekitar lima detik, hasil tersebut terasa seperti kemenangan tersendiri bagi Aldi.

Podium ini menjadi semakin bermakna karena diraih setelah masa pemulihan cedera yang memaksanya mengakhiri musim lebih cepat tahun lalu. Kini, Aldi kembali dengan bukti bahwa potensinya belum habis.

Sebelumnya ia sudah mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjadi juara dunia lewat gelar Supersport 300 tahun 2024. Kini, podium WorldSSP mempertegas eksistensinya sebagai pembalap potenisal yang bukan hanya sekadar talenta muda, melainkan ancaman nyata di level yang lebih tinggi.

Saya sangat senang karena ini pertama kali meraih podium di WSSP dan menjadi pembalap Indonesia pertama juga yang meraihnya,” tuturnya menambahkan.

Dari start terakhir hingga podium kedua, Phillip Island menjadi panggung pembuktian bahwa keberanian kadang memang layak dipertaruhkan.

(amr/adm)

Berita Olahraga Lainnya :