iMSPORT.TV – Bek timnas Indonesia, Rizky Ridho menyebut metode latihan yang diberikan John Herdman mirip dengan era Shin Tae-yong. Menurutnya, konsep dasar metode latihan tidak jauh berbeda dengan pelatih sebelumnya (STY). Meski ada peningkatan signifikan dari sisi intensitas.
“Mungkin lebih ke intensitas saja sih.“
“Kalau secara fisik tidak jauh berbeda,” kata Rizky Ridho kepada media termasuk BolaSportcom.
Pernyataan Rizky Ridho soal metode latihan John Herdman dan Shin Tae-yong memberi gambaran menarik tentang arah baru Timnas Indonesia. Secara garis besar, tidak ada perubahan drastis dalam pendekatan fisik, tetapi detail kecil seperti intensitas justru menjadi pembeda utama.
“Jadi intensitasnya lebih ditinggiin lagi bertahap-bertahap sih,” terangnya.
Fakta bahwa Herdman tetap mempertahankan fondasi latihan fisik menunjukkan kesinambungan dari era Shin Tae-yong. Ini penting, karena Timnas Indonesia selama beberapa tahun terakhir dikenal memiliki daya tahan dan disiplin fisik yang meningkat. Namun, peningkatan intensitas secara bertahap menandakan pendekatan yang lebih adaptif, terutama setelah pemain baru saja menjalani libur Idulfitri.

Rizky Ridho Ungkap Kesamaan Metode John Herdman dan Shin Tae-yong
Di sisi lain, pendekatan Herdman juga mencerminkan fleksibilitas. Ia tidak langsung “memaksa” standar tinggi, melainkan menyesuaikan kondisi pemain, baik yang bermain di dalam negeri maupun abroad. Ini bisa menjadi keunggulan, karena transisi menuju sistem baru tidak terasa terlalu membebani, tetapi tetap progresif.
Meski demikian, tantangan terbesar bukan pada metode latihan, melainkan kecepatan adaptasi. Dengan waktu persiapan yang singkat menuju FIFA Series 2026, para pemain dituntut segera memahami filosofi Herdman. Dalam situasi ini, persaingan internal menjadi faktor pendorong sekaligus tekanan.
Jika adaptasi berjalan cepat, kombinasi fondasi lama dan sentuhan baru dari Herdman berpotensi membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih stabil. Namun jika tidak, perbedaan kecil dalam intensitas justru bisa menjadi celah yang menghambat performa di lapangan.
Jadwal FIFA Series 2026 di Jakarta (SUGBK):
Semifinal (Jumat, 27 Maret 2026)
15.30 WIB: Bulgaria vs Kepulauan Solomon
20.00 WIB: Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
Final & Perebutan Tempat Ketiga (Senin, 30 Maret 2026)
15.30 WIB: Perebutan Tempat Ketiga (Tim Kalah Semifinal)
20.00 WIB: Final (Pemenang Semifinal).
(amr/adm)
Berita Menarik Lainnya :
