Sejarah Indonesia di Olimpiade era 60 an
1964 (Tokyo, Jepang)
Olimpiade musim panas Ke-18 diadakan pada tahun 1964 di Tokyo, Jepang. Jumlah atlet olimpiade ini sebanyak 5.140 orang dengan 163 even, terdiri atas 19 jenis olahraga dengan perwakilan dari 93 negara. Uni Soviet adalah negara peraih medali terbanyak (96, terdiri atas 30 medali emas, 31 perak, dan 35 perunggu) Indonesia tak berpartisipasi di Olimpiade ini akibat dengan adanya the Games of the New Emerging Forces (GANEFO) yang digagas Presiden Sukarno. Kemunculan GANEFO merupakan reaksi dari hukuman yang diberikan International Olimpic Committee (IOC) kepada Indonesia akibat tak mengizinkan Taiwan dan Israel sebagai peserta Asian Games 1962 dimana saat itu Jakarta menjadi tuan rumah.1968 (Mexico City, Meksiko)
Olimpiade musim panas ke-19 diadakan pada tahun 1968 di Mexico City, Meksiko. Jumlah atlet olimpiade ini ialah 5.530 orang dari 172 event. Terdiri dari 20 olahraga dan 112 negara yang mewakilinya. Amerika Serikat meraih 107 medali terbanyak (45 emas, 28 perak, 34 perunggu) Usai lepas dari sanksi IOC, Indonesia kembali berpartisipasi di Olimpiade dengan mengirimkan enam atlet yang berpartisipasi dalam dua cabang olahraga. Indonesia mempunyai mimpi besar pada Olimpiade Tokyo 2020 yang akan digelar pada bulan Juli mendatang. Sukses sebagai penyelenggara Asian Games 2018, Indonesia serius mengejar prestasi di Olimpiade Tokyo 2020. (rby/amr). Baca Juga :