Prestasi Rio Haryanto Pembalap Indonesia yang Mendunia
29/03/2021
iMSPORT.TV – Rio Haryanto merupakan pembalap Indonesia pertama dalam sejarah, yang pernah menjajal balap bergengsi Formula 1 bersama Manor Racing Team di musim 2016.
Ia menjadi pembalap indonesia pertama dapat Super Lisensi, yang merupakan syarat bagi pembalap untuk dapat melintas di ajang balap bergengsi Formula 1. Sekaligus, menjadi pembalap Indonesia pertama yang menjuara Event GP2 Series dan GP3 Series.
Tampan, berbakat dan berprestasi, pria kelahiran Solo, 28 tahun silam ini, punya basis suporter yang cukup besar. Berkat kemampuannya, ia menyabet Indonesia KCA for Favourite Athlete 2016 dan Indonesia KCA for Big Inspiration Award 2016.
Mengawali karier balap sejak tahun 1999, Rio langsung menjadi juara kelas kadet Gokart nasional pada tahun 1999. Ikatan Motor Indonesia memberinya penghargaan sebagai Best Gokart pada tahun 2005 dan 2006.
Prestasi Rio Haryanto Pembalap Indonesia yang Mendunia
2002 – Juara Pertama nasional Go-kart kelas kadet
2005 – Penghargaan IMI sebagai Atlet Gokart Junior Terbaik
2008 – Juara Pertama Nasional Go-kart
2008 – Formula Asia 2.0: ke-3, 121 poin
2008 – Formula Renault Asia: ke-6, 160 poin
2009 – Juara Pertama Formula BMW Pacific 2009
2010 – GP3 Series: ke-5, 27 poin
2010 – F1 Test, Virgin VR-01
2015 – GP2 Series: ke-4,132 poin
2016 – F1, Manor Racing Team: ke-24, tanpa poin
2019 – Blancpain GT World Challenge Asia, ke-31, 11 poin
2019-20 Asian Le Mans, ke-9, 41 poin
Michael Schumacher dan Aryton Sena, menjadi sumber inspirasi juga motivasi, membuatnya sanggup latihan keras dengan membuahkan hasil, juara nasional 5 kali, juara internasional 4 kali, juara Formula Asia 2.0, dan juara Formula BMW Asia Pasifik, yang menjadi salah satu prestasi terbaiknya.
Selain pantang menyerah, Rio merupakan seorang yang religius dan rendah hati dan percaya pada kekuatan doa sebelum berlomba. Menurutnya, doa menjadi penentu hasil karena semua orang tidak akan pernah tahu akan hal buruk yang bisa terjadi setiap detik di sirkuit.
“Bentuklah sikap positif dan dorong diri sendiri untuk berkembang di dunia yang segalanya serba cepat ini. “Karena hidup adalah tentang belajar dari kesalahan dan move forward,” Ungkap Rio Haryanto.
Meski tak lagi balapan di Formula 1, karena masalah dana, ia tetap berambisi untuk bermain dan bertahan di ajang F1. Selain berharap agar bisa berprestasi lebih, ke depannya ia mengincar tim yang lebih baik lagi.
(amr)