Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sutan Zico Comeback Bela Timnas Indonesia di Ajang Internasional Lewat Jalur Mini Football

iMSPORT.TV — Perjalanan karier Sutan Diego Armando Zico di kancah sepak bola Indonesia kini memasuki babak baru. Setelah sempat meniti karier sebagai pesepak bola profesional dan menjadi andalan Timnas Indonesia kelompok usia, Sutan Zico kini kembali mengenakan seragam Merah Putih di panggung internasional. Uniknya, kali ini ia comeback bersama Timnas Minifootball Indonesia di ajang Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 yang digelar di Jakarta.

AMNC 2026 bukanlah sekadar turnamen regional biasa. Ajang ini merupakan turnamen kualifikasi resmi zona Asia menuju WMF World Championship 2027 yang akan diselenggarakan di Republik Ceko. Artinya, setiap pertandingan di Jakarta menjadi batu loncatan penting bagi negara-negara Asia untuk memperebutkan tiket ke panggung dunia.

Sutan Zico

Tantangan Adaptasi Cepat di Format 6 Lawan 6

Bagi Zico, perpindahan ke disiplin mini football (sepak bola mini) bukan sekadar berganti ukuran lapangan. Format 6 lawan 6 memaksanya beradaptasi dengan ritme permainan yang menurutnya merupakan perpaduan antara karakter sepak bola konvensional dan futsal.

“Ini pertama kali, karena ini level internasional. Biasanya kalau main mini soccer atau fun football bisa dibilang sering, tapi kalau ikut kompetisi resmi seperti ini baru pertama kali,” ungkap Zico saat ditemui di Stadion ASIOP, Selasa (15/9/2026).

Menariknya, Zico baru bergabung dengan tim sekitar satu pekan sebelum turnamen dimulai. Beruntung, pengalaman sepak bolanya yang dipadukan dengan kebiasaan bermain futsal sangat membantu proses adaptasinya berjalan mulus.

“Kayaknya semi-semi ya. Semi-semi futsal, semi-semi sepak bola. Cuma kemarin saya juga baru gabung sekitar seminggu latihan sebelum turnamen ini mulai. Ya alhamdulillah, mungkin karena di rumah saya sering main futsal, jadi pelatih melihat saya cukup cepat beradaptasi. Saya juga merasa bisa mengikuti permainan ini,” tambahnya.

Nostalgia Kiprah Sutan Zico dan Taktik Dinamis Minifootball

Nama Zico sejatinya sudah sangat lekat di telinga pencinta sepak bola Tanah Air lewat kiprahnya bersama Garuda Muda. Pada Kualifikasi Piala Asia U-16 2018, ia tampil beringas di lini depan dan keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan 10 gol. Karier profesionalnya kemudian berlanjut saat Persija Jakarta melepasnya ke PSG Pati pada 2021 untuk mendapatkan jam terbang lebih banyak.

Kini, meski kembali membela Indonesia, Zico mengakui harus kembali belajar membaca ruang dan taktik karena karakter 6 lawan 6 sangat berbeda dengan sepak bola 11 lawan 11.

“Di sini benar-benar seperti futsal. Kita harus terus bergerak dan melakukan rotasi. Kalau di sepak bola 11 lawan 11 kan memang sudah ada posisi dan pembagian areanya masing-masing. Kalau di sini lebih banyak rotasi dan pergerakan pemain,” jelas Zico.

Ruang Alternatif dalam Ekosistem Olahraga Nasional

Pengalaman Zico di AMNC 2026 turut membuka perspektif yang lebih luas mengenai posisi mini football dalam ekosistem olahraga Indonesia. Di tengah ketatnya persaingan menembus klub sepak bola profesional yang jumlahnya terbatas, mini football hadir sebagai ruang alternatif yang menjanjikan.

Disiplin ini tidak hadir untuk menggantikan sepak bola atau futsal, melainkan menyediakan wadah kompetitif baru bagi para pemain yang memiliki fondasi sepak bola kuat dan masih ingin terus berkembang.

“Permainan ini juga dimainkan di lapangan yang masih punya karakter seperti sepak bola, bukan seperti futsal yang kemudian pindah ke sepak bola,” pungkasnya.

(adm/dfd)

Berita Lainnya: