iMSPORT.TV – Masa depan pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama atau yang kita kena Veda Pratama, di ajang Moto3 mulai menjadi perbincangan hangat menjelang musim 2027. Performa impresifnya sebagai rookie membuat pembalap berusia 17 tahun itu kini masuk dalam radar perburuan sejumlah tim papan atas.
Hingga seri ke-13 Moto3 2026, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini kokoh di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 97 poin—hanya terpaut enam angka dari Valentin Perrone di posisi keenam. Capaian ini, ditambah statusnya sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup 2025, menjadi modal berharga yang meningkatkan posisi tawar Veda.
Lantas, tim mana saja yang berpeluang menjadi pelabuhan baru Veda Pratama di Moto3 2027?

1. CFMoto Aspar Team
Sinyal ketertarikan tim raksasa Aspar Team sudah berembus dalam beberapa bulan terakhir. Bumbu rumor makin kuat setelah akun Instagram resmi @asparteam mengunggah foto Veda bersama rider andalan mereka, Maximo Quiles.
Pengamat MotoGP, Hendry Wibowo, mengungkapkan adanya bocoran dari pihak internal tim papan atas Moto3. “Saya dapat bocoran kalau Veda sudah mulai ‘diintip’ banyak tim papan atas di Moto3. Mengacu pada tim yang eksis di Moto3 dan Moto2 tapi tidak turun di MotoGP, jawabannya merujuk pada Aspar,” jelas Hendry.

2. Liqui Moly Dynavolt Intact GP
Opsi kedua datang dari tim asal Jerman, Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Kabar ini menguat menyusul rumor berpisahnya David Almansa dengan tim tersebut menjelang musim 2027, yang membuka lowongan rider baru.
Veda dinilai memiliki modal murni yang disukai tim. “Kami melihat Veda punya kecepatan murni dan karakter petarung yang sangat dibutuhkan oleh tim untuk menjaga daya saing di level tertinggi,” ungkap sumber internal tim. Bahkan, beredar kabar spekulatif mengenai tawaran nilai kontrak fantastis mencapai Rp28 miliar, meski rumor nominal ini belum dikonfirmasi resmi oleh kedua belah pihak.

3. Honda Team Asia (Bertahan)
Skenario yang paling realistis dan stabil adalah bertahan bersama Honda Team Asia. Honda memegang peranan vital dalam perjalanan karier Veda hingga mampu menembus panggung dunia.
Sebagai rookie, ruang tumbuh Veda masih sangat luas. Mengingat musim 2026 menjadi fondasi awalnya, mempertahankannya untuk musim kedua pada Moto3 2027 bisa menjadi langkah strategis bagi Honda untuk menjaga kesinambungan proyek jangka panjang mereka.
Bursa transfer Moto3 2027 dipastikan masih dinamis. Satu hal yang pasti: Veda Ega Pratama kini bukan lagi sekadar pembalap pendatang baru yang mencari pengalaman, melainkan potensi besar yang diperhitungkan di kancah balap internasional.
(adm/dfd)
Berita Lainnya:
