iMSPORT.TV – Catatan bersejarah baru saja lahir dari lintasan balap motor dunia. Nama Zhang Xue mendadak menjadi sorotan setelah motor pabrikan miliknya ‘ZXMOTO’ mencetak sejarah di FIM Supersport World Championship 2026 (28-29 Maret) seri Portugal.
Untuk pertama kalinya, motor buatan China mampu menjadi juara di ajang balap motor cepat Supersport World Championship 2026, yang selama ini didominasi pabrikan raksasa seperti Ducati, Yamaha, Kawasaki, hingga Honda.
Pembalap asal Prancis, Valentin Debise berhasil mencatatkan dua kemenangan beruntun di seri Portugal. Atensi utama justru tertuju pada motor yang ia tunggangi ZXMOTO 820RR-RS, yang merupakan salah satu produk dari pabrikan kemarin sore asal Tiongkok tersebut.
Supersport World Championship merupakan kompetisi kelas menengah yang merupakan bagian dari WSBK, seperti Moto2 dari MotoGP.
Kemenangan di seri Portugal, menjadi simbol kebangkitan motor dengan performa tinggi asal China. Namun siapa sangka dibaliknya terdapat cerita menarik dari pencipta ZXMOTO, Zhang Xue.
Zhang memulai perjalanannya sebagai mekanik bengkel di Hunan sejak usia 17 tahun, dengan mimpi menjadi pembalap. Berlatih sendiri, jatuh bangun, hingga akhirnya dilirik tim balap setelah aksinya viral di TV. Namun karena keterbatasan finansial, membuatnya beralih menjadi mekanik.
Zhang Xue Mekanik Desa Taklukkan Dunia
Pada 2013, Zhang Xue pindah ke Chongqing dan membangun beragam bisnis, mulai dari jual motor modifikasi hingga turut mendirikan KOVOMOTO pada 2017. Hasrat lebih besarnya muncul, ingin menciptakanmesin dengan performa tinggi. Namun, visi tersebut tak sejalan dengan partner bisnisnya, yang membuatnya memilih mundur.

Pada 2024, Zhang mendirikan ZXMOTO yang merupakan singkatan dari namanya Zhang Xue Motorcycles. Hasilnya, produksi pertamanya ZX-500RR langsung laris, terjual lebih dari 10.000 unit dalam empat bulan.
Kemenangan di Portugal menjadi validasi nyata dari perjalanan lika-liku kehidupannya demi mengejar mimpi besarnya. Bahkan, video lama Zhang saat berusia 19 tahun kembali viral, saat ia berlumur lumpur di atas motor butut dengan tekad yang sama seperti hari ini. Pesannya sederhana, namun kuat.
“Jika tidak berani mengejar mimpi saat muda, penyesalan akan datang pada kemudian hari“.
Kini, dari seorang mekanik desa hingga menjadi pendiri brand yang menorehkan sejarah di ajang dunia. Zhang Xue membuktikan satu hal, keberanian bisa mengubah jalan hidup menjadi luar biasa.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
