iMSPORT.TV – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan pertemuan dengan atlet, pelatih, serta manajer pelatnas atletik. Ini adalah perjumpaannya yang kedua dengan atlet pelatnas setelah ia resmi ditunjuk sebagai pemimpin induk cabang olahraga atletik pada Januari lalu.
Pertemuan tersebut diadakan oleh Luhut sebagai ajang untuk silaturahmi antara pengurus PB PASI periode 2021-2025 dengan atlet serta pelatih dan manajer pelatnas atletik. Lalu Muhammad Zohri, Agus Prayogo, Emilia Nova, Hendro, Atjong Tio Purwanto, Abd Hafiz, Eki Febri Ekawati, Sapwaturrahman, Diva Renata Jayadi hingga Nabilah Fitriliani Ardiyansyah jadi deretan yang hadir.
“Saya senang ada kegiatan seperti ini agar saya bisa semakin dekat dan mengenal satu demi satu para atlet cabor Atletik. Saya ingin kegiatan seperti ini dilakukan kalau bisa satu bulan sekali,” ujar Luhut saat membuka pertemuan yang berlangsung sambil makan siang di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut Luhut menyampaikan kabar baik untuk pelatnas atletik Indonesia, yakni pembangunan stadion untuk pelatnas atletik yang akan berlokasi di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.
“Design-nya sudah jadi. Bulan April nanti saya akan berkunjung ke sana bersama Menteri PUPR untuk meninjau proses pembangunanya. Sementara Ground Breaking akan dilakukan setelah Lebaran. Doakan biar lancar semua,” ujarnya.
Bertemu Zohri CS, Luhut Sampaikan Stadion Atletik Akan Dibangun di Pangalengan
Pangalengan, sejak medio 1980-an memang dijadikan lokasi pemusatan latihan bagi para atlet nasional untuk nomor lari jarak jauh dan menengah. Pengalengan mempunyai keunggulan bukan hanya dari ketinggiannya, tapi juga banyaknya perkebunan teh yang bisa dijadikan rute lari.
Stadion baru untuk pelatnas ini akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang yang baik, seperti fasilitas gym untuk keperluan latihan para atlet dan untuk menjaga kebugaran mereka. Hal ini diharapkan akan menjadi jawaban karena selama pelatnas atletik selalu terkendala penggunaan Stadion Madya.
Adapun para pelatih dan manajemen juga akan mendapatkan kesempatan berangkat ke Tiongkok untuk transfer knowledge dan berbagi pengalaman dalam kepelatihan atletik.
Selain itu, Luhut juga menyampaikan perhatiannya terhadap masa depan atlet yang masih duduk di bangku sekolah, mengingat banyak di antara mereka masih berstatus sebagai pelajar SMA. Ke depan Luhut akan menyediakan fasilitas pembelajaran, khususnya matematika, untuk atlet-atlet.
“Nanti tenaga pengajarnya akan dibantu oleh Prof. Yohanes Surya. Ini harus dilakukan, karena saya ingin atlet-atlet bukan hanya berhasil meraih medali, tapi harus juga baik prestasi akademiknya,” tambahnya.
Terakhir, Luhut menyampaikan harapannya kepada pelatnas atletik Indonesia untuk selalu menjaga fokus dan kedisiplinan dalam menjalani semua program yang disiapkan tim kepelatihan.
“Saya ingin para atlet punya kedisiplinan, karena saya teringat pengalaman saat masih berada di militer dahulu, kedisiplinan itu kunci utama kesuksesan segala hal. Jika tidak disiplin, kita hanya akan melakukan hal yang sia-sia,” tegasnya.
Baca :