iMSPORT.TV – Spekulasi mengenai masa depan Francesco Bagnaia di kancah MotoGP, makin memanas. Sang juara dunia dua kali ini mengisyaratkan bahwa telah memutuskan kelanjutan kariernya di lintasan balap.
Francesco Bagnaia mengaku sudah bikin keputusan terkait masa depannya di MotoGP 2027. Bagnaia digadang-gadang meninggalkan Ducati di akhir musim ini.
Kabar santer terdengar akan pindah ke tim Aprilia, namun hingga berita ini diturunkan (Sabtu, 28/2/2026), belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.
Pembalap Italia itu memang diyakini tidak akan dipertahankan oleh Ducati setelah musim 2025 yang mengecewakan. Alih-alih menyaingi rekan setimnya, Marc Marquez, dalam perebutan titel juara dunia, Bagnaia justru kesulitan untuk finis di podium, khususnya di paruh kedua musim.
Enam gagal finis dalam tujuh balapan Grand Prix terakhir membuat Bagnaia disalip Pedro Acosta (KTM) sehingga harus puas finis kelima di klasemen akhir MotoGP 2025. Hasil itu dikabarkan “memaksa” Ducati melirik pembalap lain, yaitu Acosta.

Sementara itu, Pecco Bagnaia santer dihubungkan dengan kepindahannya ke Aprilia. Bagnaia akan mengisi kursi pembalap yang ditinggalkan Jorge Martin, yang diyakini menyeberang ke pabrikan Yamaha.
“Dalam beberapa hari, semua pengumuman dari seluruh tim akan datang. Jadi tunggu pengumuman dariku, ya,” ucap juara dunia MotoGP dua kali itu, dikutip Crash.
Bagnaia Buat Keputusan, MotoGP 2027 Tetap di Ducati atau ke Aprilia?
Saat ditanya apakah dia sudah membuat Keputusan? Bagnaia menjawab: “Saya sudah memutuskan, saya mengikuti insting saya, dan memilih apa yang menurut saya terbaik bagi saya,” ujar Bagnaia seperti dikutip dari Motosan.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa keputusan final telah diambil, namun belum diungkapkan secara gamblang. Apabila Bagnaia benar-benar bergabung dengan Aprilia, maka dia akan setim dengan Marco Bezzecchi, yang sama-sama mantan lulusan akademi balap Valentino Rossi.
Keputusan pindah ke Aprilia, rasanya sangat krusial mengingat dinamika persaingan di MotoGP yang makin ketat. Ia akan dihadapkan pada tantangan untuk beradaptasi dengan motor dan tim baru, sembari tetap mempertahankan performa tingginya.
Di sisi lain, jika ia memutuskan untuk bertahan di Ducati, ini menegaskan posisinya sebagai pembalap kunci tim pabrikan dan menepis segala rumor yang beredar.
Menanggapi rumor Bagnaia, Bezzecchi tak peduli siapa pun rekan setimnya nanti.
“Aku cuma balapan saja. Bagiku, tidak masalah siapa yang ada di sisi lain garasi. Aku sedang balapan, dan aku harus balapan. Ini harus Anda tanyakan kepada Massimo (Rivola, CEO Aprilia), bukan aku,” ceplos Bezzecchi.
Keputusan Francesco Bagnaia akan masa depannya, memang jadi salah satu topik terhangat di dunia MotoGP saat ini. Pernyataannya yang mengisyaratkan keputusan telah diambil, meski masih menunggu pengumuman resmi.
Apapun pilihannya, karier Bagnaia di MotoGP dipastikan akan terus menjadi sorotan utama.
(adm/amr)
Berita Olahraga Lainnya :
