iMSPORT.TV – Penggermar MotoGP, pasti penasaran akan gaji yang diterima oleh para pembalap. Namun sebelum kita ketahui gaji para pembalap, MotoGP tengah menyiapkan aturan baru yang akan memperkenalkan standar gaji minimum untuk semua pembalap di kelas utama.
Regulasi ini diproyeksikan mulai berlaku dalam periode kontrak mendatang, untuk mempersempit jurang pendapatan di antara para rider. Ini berarti takkan lagi ada pembalap si kaya dan si miskin. Semuanya akan mendapatkan kualitas gaji yang sama, meskipun besarannya akan tergantung pada performa si rider di lintasan.
Nantinya, angka ini akan jadi acuan berapa tim harus menggaji para pembalapnya. Angka tersebut harus dipatuhi. Jadi berapa gaji minimal para pembalap MotoGP 2026
Mengutip situs Crash pada Rabu, 25 Februari 2026, rancangan terbaru tengah dibahas oleh Dorna Sport selaku penyelenggara MotoGP. Rencananya, para pembalap akan mendapatkan gaji minimum 500.000 Euro mulai 2027. Itu setara dengan Rp9,9 miliar dengan kurs Rupiah saat ini
Hal ini dilakukan, karena dari daftar gaji pembalap MotoGP musim 2026, terlihat ada kesenjangan pendapatan yang masih lebar antara bintang utama dan pembalap papan bawah.
Nama-nama besar tetap mendominasi daftar penghasilan tertinggi, sementara rookie dan tim satelit berada di level yang jauh lebih rendah.
Di posisi teratas, Marc Marquez menjadi pembalap dengan bayaran paling tinggi. Rider Ducati itu mengantongi sekitar 10,4 juta poundsterling per musim atau sekitar Rp208 miliar.
Angka tersebut menegaskan statusnya sebagai ikon utama di grid setelah tampil dominan dalam beberapa musim terakhir.
Tak jauh di bawahnya, Fabio Quartararo menerima sekitar 10 juta poundsterling bersama Yamaha.
Daftar Gaji Pembalap MotoGP 2026: Marquez Masih Tertinggi
Sementara rekan sesama elite seperti Francesco Bagnaia masih berada di kisaran 6 juta poundsterling, menempatkannya di jajaran pembalap dengan bayaran tertinggi.
Di kelompok menengah, sejumlah nama seperti Marco Bezzecchi (sekitar 3 juta poundsterling), Jorge Martin (3,5 juta poundsterling), hingga Johann Zarco juga menikmati kontrak besar.
Mereka menjadi tulang punggung tim masing-masing dengan peran penting dalam perebutan podium. Namun, perbedaan mencolok terlihat di lapisan bawah.
Pembalap seperti Fermin Aldeguer dan Raul Fernandez hanya menerima sekitar 250 ribu poundsterling per musim.
Bahkan beberapa rookie seperti Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu belum memiliki angka gaji yang dipublikasikan secara resmi. Kondisi ini memperlihatkan ketimpangan yang masih menjadi isu lama di MotoGP.
Dengan standar minimum baru, kesenjangan kontrak besar-kecil di antara rider diharapkan akan menyusut. Ini juga menjadi respons terhadap keprihatinan beberapa pembalap tentang ketidakpastian finansial.
Rencana penerapan gaji minimum di masa depan, diperkirakan akan mulai ditekan, sekaligus menciptakan struktur finansial yang lebih seimbang bagi seluruh pembalap.
- Marc Marquez – £10,4 juta ≈ Rp208 miliar
- Fabio Quartararo – £10 juta ≈ Rp200 miliar
- Francesco Bagnaia – £6 juta ≈ Rp120 miliar
- Joan Mir – £5 juta ≈ Rp100 miliar
- Alex Rins – £4 juta ≈ Rp80 miliar
- Maverick Vinales – £4 juta ≈ Rp80 miliar
- Jorge Martin – £3,5 juta ≈ Rp70 miliar
- Marco Bezzecchi – £3 juta ≈ Rp60 miliar
- Johann Zarco – £2,5 juta ≈ Rp50 miliar
- Enea Bastianini – £2,5 juta ≈ Rp50 miliar
- Brad Binder – £2 juta ≈ Rp40 miliar
- Jack Miller – £2 juta ≈ Rp40 miliar
- Miguel Oliveira – £1,5 juta ≈ Rp30 miliar
- Luca Marini – £1,5 juta ≈ Rp30 miliar
- Franco Morbidelli – £1 juta ≈ Rp20 miliar
- Alex Marquez – £750 ≈ Rp15 miliar
- Raul Fernandez – £250 ribu ≈ Rp5 miliar
- Fermin Aldeguer – £250 ribu ≈ Rp5 miliar.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
