iMSPORT.TV – CEO Formula 1 (F1), Stefano Domenicali, merasa mustahil menggelar seri penutup musim ini di kawasan Asia Barat.
Formula 1, tengah menyiapkan skenario darurat untuk menutup musim balap 2026 di Benua Biru. Langkah ini diambil sebagai antisipasi apabila dua seri penutup di Timur Tengah, yakni GP Qatar dan GP Abu Dhabi, terpaksa dibatalkan akibat eskalasi situasi keamanan di kawasan tersebut.
CEO Formula 1, Stefano Domenicali, menegaskan bahwa meskipun saat ini kedua balapan tersebut masih sesuai jadwal, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di kawasan Teluk.
Ia berencana memindahkan balapan tersebut ke Eropa.
Malaysia Jadi Tuan Rumah F1 GP Bahrain 2026, Sirkuit Sepang Gratis Biaya Lisensi Penyelenggaraan hingga Rp1,2 Triliun!
Belum lama ini, F1 resmi mengumumkan soal GP Bahrain 2026 yang akan digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Seri itu akan dihelat pada 2-4 Oktober 2026.
Pemindahan venue tersebut tidak terlepas dari konflik berkepanjangan di kawasan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), dan Israel. Alhasil, balapan tidak mungkin digelar di tengah kondisi yang bergejolak.
Hal yang sama mungkin terjadi pada dua seri terakhir F1 2026, yakni GP Qatar dan GP Abu Dhabi, pada November-Desember. Meski begitu, Domenicali memastikan dua balapan itu tetap digelar.
“Buat kami, saat ini, dua balapan tersebut sudah dikonfirmasi. Masalahnya, tiketnya sudah ludes. Itu menunjukkan olahraga ini lebih besar dari masalah yang tengah terjadi,” kata Domenicali, dilansirl dari Crash, Jumat (31/7/2026).
F1 Akhiri Musim 2026 Skenarionya Disiapkan di Eropa
Tapi, pria berpaspor Italia itu menegaskan, melihat situasinya, mustahil menggelar balapan di Qatar dan Abu Dhabi sesuai jadwal. Ia mengapungkan wacana untuk memindahkan venue ke Eropa!
“Tentu saja, jika situasinya tidak jelas, sebelum pertengahan September (2026), kami akan mengambil keputusan. Jika tidak memungkinkan, akhir musim F1 2026 akan di Eropa, karena kami tidak bisa pergi ke benua lain,” tandas Domenicali.
Sejumlah opsi menyeruak untuk menjadi tuan rumah dua balapan tersebut di Eropa, mengacu pada GP Bahrain yang dihelat di Malaysia. Sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari di Imola, Italia, jadi kandidat terkuat.
Andai GP Qatar dan Abu Dhabi tidak jadi digelar pun, F1 tetap akan memanggungkan 21 pekan balapan. Jumlah tersebut sudah sesuai dengan kontrak mereka dan pemegang hak siar.
Jadwal Seri Penutup F1 2026 (Rencana Awal):
• GP Qatar : 29 November 2026 Terkonfirmasi
• GP Abu Dhabi : 6 Desember 2026 Terkonfirmasi
Ketidakpastian di Timur Tengah sebelumnya telah berdampak pada kalender balap musim ini. GP Arab Saudi dan GP Bahrain, yang semula dijadwalkan pada April lalu, terpaksa dibatalkan. Sebagai solusi, seri Bahrain dipindahkan ke Sirkuit Sepang, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober mendatang dengan dukungan finansial dari Kerajaan Bahrain.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
