iMSPORT.TV – MotoGP Thailand 2026 menghadirkan drama tak terduga bagi Marc Marquez. Saat masih bersaing di barisan depan, peluang podium pembalap Ducati itu sirna bukan karena duel sengit, melainkan kerusakan teknis yang jarang terjadi. Ban belakang Marquez tiba-tiba kempes setelah pelek motornya rusak akibat benturan keras dengan kerb di tikungan empat Sirkuit Buriram.
Kerb merupakan bagian tepi lintasan balap yang biasanya sedikit lebih tinggi dari aspal utama. Kerb dibuat untuk menandai batas trek sekaligus memberi ruang bagi pembalap yang melebar di tikungan tanpa langsung keluar lintasan.

Marquez sebenarnya tampil kompetitif sejak awal balapan. Ia langsung menempati posisi kedua di belakang Marco Bezzecchi sebelum kemudian terlibat duel ketat dengan Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Pedro Acosta. Persaingan tiga besar berlangsung sengit hingga pertengahan lomba, bahkan Marquez sempat kembali naik ke posisi ketiga sebelum turun lagi ke posisi keempat.
Ternyata ini Penyebab Marc Marquez Tersingkir di MotoGP Thailand
Saat berusaha mengejar pembalap di depannya pada lap ke-21, Marquez justru melebar keluar lintasan. Tak lama kemudian, ban belakang motornya kehilangan tekanan udara sepenuhnya sehingga ia terpaksa menghentikan balapan. Raut frustrasi terlihat jelas karena peluang finis kuat yang sudah di depan mata hilang begitu saja.

Bos Ducati Davide Tardozzi menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu benturan dengan kerb yang menyebabkan pelek roda pecah. Ia mengaku belum pernah melihat kerusakan seperti itu sebelumnya, terutama karena banyak pembalap biasanya melewati area yang sama tanpa masalah.
“Sayangnya ia menabrak kerb di tikungan empat dan peleknya rusak,” ujar Bos Ducati, Davide Tardozzi kepada TNT Sport seperti dilansir dari Crash.
“Itulah sebabnya dia kehilangan kendali dan terpaksa berhenti. Dia menabrak tepi tikungan dan rodanya patah. Saya belum pernah melihat hal seperti itu.”
“[Dia] bilang dirinya menabrak kerb, dia tidak tahu kenapa tetapi peleknya pecah,” kata Tardozzi memberikan penjelasan.
Kejadian ini menunjukkan bahwa di MotoGP, kegagalan tidak selalu datang dari kesalahan pembalap atau strategi tim. Terkadang, kesalahan pada detail kecil bisa mengubah hasil balapan secara drastis. Bagi Marquez, MotoGP Thailand bukan sekadar DNF biasa, melainkan momen ketika keberuntungan benar-benar menjauh di saat performanya justru sedang menjanjikan.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
