“Saya pikir pada dasarnya dia yang terbaik dari ketiganya,” kata Djokovic “Orang-orang telah berbicara dalam 12 bulan terakhir tentang permainannya yang terdiri dari unsur-unsur tertentu dari Roger, Rafa dan saya sendiri. Saya setuju dengan itu,” lanjutnya
Baca Juga: Carlos Alcaraz Juara Wimbledon 2023, Era Baru Tenis Dunia
Djokovic melihat kesamaan antara Alcaraz dan Nadal dalam segi semangat juang dan pertahanan yang luar biasa. Sementara backhand Alcaraz mengingatkan Djokovic akan kekuatan dirinya.“Sejujurnya saya belum pernah bermain dengan pemain seperti dia. Roger dan Rafa memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Carlos adalah pemain yang sangat lengkap.” jelas Djokovic “Bagi saya, kemampuan beradaptasi yang luar biasa menjadi kunci untuk karier yang sukses untuknya dimasa depan,”
Baca Juga: Kejutan! Elina Svitolina Singkirkan Unggulan Pertama di Wimbledon 2023
Dengan kemenangan ini, Alcaraz menambah koleksi gelar juara grand slamnya menjadi dua setelah US Open tahun lalu. Sementara untuk Djokovic kegagalan ini mengakhiri harapannya yang ingin menyapu bersih kalender Grand Slam putra untuk pertama kalinya sejak 1969. Padahal ia sudah memenangi Australian dan French Open tahun ini. Petenis asal Serbia ini mengaku beryukur bisa bermain sejauh ini dalam kariernya dan masih berambisi meraih banyak gelar juara. (fid) Sumber: Wimbledon dan Antara Baca juga: Final IBL 2023 Tanpa Satria MudaThe final day of The Championships brought plenty of magical moments ✨#Wimbledon pic.twitter.com/ZbBrucWVCM
— Wimbledon (@Wimbledon) July 16, 2023
