
iMSPORT.TV – Setelah absen cukup lama, tiga cabang olahraga ice skating, skateboard, dan panjat tebing akhirnya kembali dipertandingkan di SEA Games 2025 di Thailand. Kembalinya ketiga cabang ini tidak hanya menghadirkan rasa nostalgia, tetapi juga membuka peluang baru bagi Indonesia untuk menambah koleksi medali emasnya.
SEA Games 2025 akan berlangsung pada 9–20 Desember di beberapa kota di Thailand, menampilkan total 50 cabang olahraga. Di antara cabang-cabang tersebut, tiga disiplin yang kembali ini siap kembali mencuri perhatian.
Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) akan menurunkan 12 atlet terbaik, terdiri dari 9 atlet di nomor short track speed skating dan 3 atlet di figure skating, yang akan berlaga di tujuh nomor pertandingan.
Pada SEA Games terakhir yang mempertandingkan ice skating edisi 2019 di Filipina — Indonesia meraih empat medali perak dan dua perunggu. Kali ini, targetnya lebih tinggi meraih emas pertama Indonesia di atas es.
“Persiapan kami sudah maksimal. Para atlet punya semangat kuat untuk mencetak sejarah,” kata salah satu pelatih FISI dengan optimistis.
Setelah jeda enam tahun, skateboard juga siap kembali tampil penuh warna. Indonesia akan mengirim delapan atlet, putra dan putri, untuk bersaing di nomor park dan street.
Tiga Cabor Kembali di SEA Games 2025: Indonesia Bidik Emas
Tim skateboard menargetkan dua emas, dua perak, dan dua perunggu target realistis melihat performa solid para skater muda Indonesia di kancah internasional.
“Kami ingin membawa energi baru ke Thailand. Para skater muda kita punya gaya, semangat, dan kreativitas untuk memberikan kejutan,” ujar perwakilan tim skateboard nasional.
Panjat tebing, salah satu cabang andalan Indonesia, juga kembali ke daftar cabang SEA Games. Terakhir kali dipertandingkan pada SEA Games 2011 di Jakarta–Palembang, Indonesia mendominasi penuh dengan sembilan emas dan lima perak.
Tahun ini, 18 atlet akan turun di enam nomor pertandingan: speed, lead, dan boulder putra serta putri. Pelatih kepala Hendra Basir menargetkan dua hingga tiga emas, meskipun sebagian besar atlet yang diturunkan berasal dari tim pelapis.
“Nomor speed dan lead putri masih jadi andalan kami. Tim utama saat ini fokus ke Asian Games dan Olimpiade, tetapi SEA Games tetap penting untuk membangun pengalaman dan menjaga dominasi,” kata Hendra.
Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, telah meninjau lokasi pelatnas ketiga cabang tersebut di Bekasi, Cakung, dan Cikarang. Dalam kunjungannya, ia memastikan seluruh kebutuhan atlet dan pelatih telah terpenuhi.
“Secara prinsip, semua sudah siap. Kami datang untuk menambah semangat dan memastikan setiap detail mulai dari teknis, logistik, hingga kesejahteraan atlet berjalan lancar,” ujar Bayu.
Menurutnya, kembalinya tiga cabang olahraga ini menjadi momen penting bagi Indonesia untuk memperluas prestasi di berbagai arena.
“Kami ingin melihat bendera Merah Putih berkibar tinggi di Thailand di atas es, di atas papan, dan di dinding tebing,” tegasnya.
Kembalinya ice skating, skateboard, dan panjat tebing di SEA Games 2025 bukan sekadar reuni cabang lama, melainkan momentum kebangkitan. Dengan perpaduan talenta muda dan atlet berpengalaman, Indonesia siap membuktikan bahwa di arena mana pun licin, curam, atau ekstrem semangat juang Merah Putih tak pernah padam.
(amr/adm)
Berita Olahraga Lainnya :
