Abdul Rojak Sang Pemilik Hammer Kick terbaik Indonesia
29/05/2021
iMSPORT.TV – Atlet legendaris Indonesia, Abdul Rojak Kamisopa menjadi orang pertama yang berhasil catatkan prestasi medali di cabang olahraga Taekwondo.
Piagam penghargaan rekor taekwondo Indonesia didapat atas keberhasilannya meraih medali perak pertama di kelas bantam Asian Games X Seoul, Korea Selatan [1986]. Ini menjadi pertarungan yang selalu dikenangnya.
Abdul Rojak Sang Pemilik Hammer Kick terbaik Indonesia
Saat itu Abdul Rojak telah unggul poin. Namun kepercayaan diri berlebih, membuatnya terjatuh dan merasakan penyesalan besar saat menghadapi Ebrahim Ghaderi (Iran), yang tiba-tiba memberikan serangan tendangan putar mengenai wajahnya. Ia harus puas di posisi kedua.
Penghargaan itu kini menjadi hiasan satu-satunya di ruang tamu, bersama sejumlah piala yang telah diraihnya. Ia merupakan orang ke 28 yang mendapatkan REKOR PERDANA MURTI.
Prestasi Atlet Taekwondo Abdul Rojak
Juara 1 Kejurnas Taekwondo, Jakarta 1984
Juara 3 2nd SAGARMATHA Taekwondo
Invitational Championship, Nepal Juni 1986
Juara 2 10th ASIAN GAMES, Seoul 1986
Juara 1 Kejurnas Taekwondo, Jakarta 1987
Juara 1 SEA GAMES XIV, Jakarta 1987
Juara 1 Kejurnas Taekwondo, Jakarta 1988
Juara 3 SEA GAMES XV, Kuala Lumpur 1989
Peringkat 8 World Championship, Seoul 1989
Juara 2 SEA GAMES XVI, Manila 1991
Pendidikan dan Pelatihan
Diklat Pelatih International, Bandar Lampung Juli 1999
Diklat Pelatih Nasional Tingkat Dasar, Jakarta Juni 2008
Diklat Pelatih Nasional Tingkat Madya, Yogyakarta 2009
Diklat Nasional Taekwondo, Yogyakarta 2009
Penghargaan
Penghargaan Parama Krida Pratama dari Menpora, Jakarta 1990
“”Itulah pengalaman terbesar dalam karier saya di taekwondo. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa seorang pelatih, punya pengaruh besar yang harus kita ikuti jika ingin sukses. Ia yang melihat dari luar dan tahu bagaimana kondisi kita maupun lawan,” ungkap Abdul Rojak
Abdul Rojak mengatakan kunci keberhasilan para atlet Tanah Air terletak pada diri mereka masing-masing. “Mereka mau atau tidak berjuang. Mau berhasil atau mau bagaimana,” kata dia. (amr)
Baca :